Judul Buku: Perpecahan dan Kesesatan Salafi Maz'um (Murji'ah)
Kontributor: Abu Hathim
Genre Buku: Akidah
Penerbit: Maktabah Darul Islam
Publikasi: 30 Sep 2018 09:30
Total dilihat: 176

Perpecahan dan Kesesatan Salafi Maz'um (Murji'ah)

download buku Perpecahan Kesesatan salafi

Dari Abu Najih Irbad bin Sariyyah, Rasulullah shalallahu 'alaihi wa salam bersabda, "Dan siapa di antara kalian yang (kelak) masih hidup, maka ia akan banyak menyaksikan banyak perselisihan. Maka berpegangteguhlah kalian kepada sunahku dan sunah Khulafa Ar Rasyidin yang mendapatkan petunjuk setelahku, berpegangteguhlah dengannya dan gigitlah ia dengan gigi geraham. Serta jauhilah oleh kalian perkara yang diada-adakan karena setiap perkara yang diada-adakan adalah bidah dan setiap bidah adalah sesat." (HR. Abu Dawud dan At Tirmidzi)

Tema tentang "salaf" dan Salafi barangkali sudah terlalu sering dibahas. Secara ringkas, salaf adalah manhaj yang telah ditempuh oleh generasi terbaik umat ini: sahabat, tabi’in, dan tabi’ tabi’in. Adapun Salafi adalah sosok yang senantiasa berusaha untuk meniti jejak langkah mereka baik dalam masalah akidah, ibadah, maupun muamalah. Imam Al Auza'i menyebutkan lima hal yang senantiasa melekat pada diri sahabat Nabi shalallahu 'alaihi wa salam dan kalangan tabi’in: senantiasa bersama dengan al jama'ah, mengikuti sunah, memakmurkan masjid, membaca Al Qur’an, dan berjihad di jalan Allah."[1] Apa yang disebutkan Imam Al Auza'i merupakan sebagian contoh yang dilakukan kalangan salaf. Maka Salafi adalah sosok yang berusaha meniti jejak langkah mereka siapa saja orangnya dan jika ada yang mengklaim dirinya Salafi, tapi jauh dari kelima hal tersebut maka label Salafi tidak ada artinya sama sekali.

Salafi bukanlah sosok yang hanya mendengar perkataan dari ustaz atau kelompoknya saja dengan meremehkan kalangan yang lain. Salafi bukanlah sosok yang mengatakan, "Lebih baik mati dalam keadaan bodoh daripada ngaji dengan Ustadz Fulan." Mereka berdalih dalam rangka merealisasikan pernyataan para ulama hadis terdahulu dalam memberlakukan kaidah jarh dan ta’dil. Syaikh Bakr Abu Za'id[2] dalam bukunya "Tashnif An Naas Baina Ad Dzan wa Al Yaqin" telah mencium gelagat tersebut. Beliau menyatakan, "Terkadang dia menempuh cara yang dilakukan oleh sebagian ahli hadis terhadap para perawi yang lemah, – dan alangkah berbeda kedua jalan itu… Semua itu adalah perbuatan setan dan dari sinilah jiwanya merasa senang dengan pandangan para pengkritik itu, yaitu ketika mereka berhasil memalingkan perhatian dari apa-apa yang seharusnya diperhatikan, lalu orang-orang sibuk saling mencela antar sesamanya." Selengkapnya.

Unduh di sini


[ID] Abu Hathim - Perpecahan dan Kesesatan Salafi Maz'um (Murji'ah)
SolidFiles

Kami telah mencoba banyak filehosting dan hanya WapBlog.ID dan Solidfiles (tanpa sign up) yang mendukung perangkat kami. Untuk ukuran 0MB-2MB kami menggunakan WB, 2MB-3.5MB kami menggunakan SF, dan untuk di atasnya kami menambahkan URL shortener. Mohon maaf atas ketidaknyamanannya. Link error hubungi admin.